andRie's Blog

May 3, 2010

cinta tanah air

Filed under: tugas — andriedwicn @ 12:08 pm

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Cinta Tanah Air

Andrie dwi cahyo nugroho

30108226

2db08

UNIVERSITAS GUNADARMA

DEPOK

2010

CINTA TANAH AIR

PENDAHULUAN

Dalam modul ini kita akan membahas tentang Cinta Tanah Air, yang diawali dengan Sejarah dan Rumusan Pancasila yang akan dijadikan Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa berikut Pengamalannya serta makna dari Sumpah Pemuda.

Pernahkah Anda mendengar kata Cinta Tanah Air ?

Agar Anda lebih jelas mempelajarinya, modul ini dibagi dalam 3 kegiatan belajar, yaitu :

1. Pengertian, Fungsi da Isi Pancasila.

2. Sejarah dan Rumusan Pancasila.

3. Pentingnya Pengamalan Pancasila.

Setelah mempelajari modul ini Anda diharapkan dapat mengamati dan menilai terhadap masyarakat lingkungan sekitar Anda tentang perbuatan yang sesuai dengan Cinta Tanah Air.

Sebagai pelengkap bacalah buku sumber yang sesuai dengan modul ini termasuk UUD 1945 dan Amandemennya.

Pelajari modul ini secara bertahap kegiatan demi kegiatan dan kerjakan tugasnya pada setiap kegiatan, karena dengan mengerjakan tugas tugas tersebut Anda dapat menilai kemampuan sendiri yang berkaitan dengan modul yang telah Anda pelajari.

.

Kegiatan Belajar 1

PENG ERTIAN, FUNGSI DAN ISI PANCASILA

Setelah mempelajari kegiatan belajar ini Anda diharapkan dapat:

1. menjelaskan pengertian Pancasila;

2. menyebutkan fungsi Pancasila; dan

3. menjelaskan isi Pancasila.

1. Pengertian Pancasila

Tentunya Anda tahu apa itu Pancasila?

Untuk lebih jelasnya, Pancasila diartikan sebagai lima dasar yang dijadikan Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa. Suatu bangsa tidak akan berdiri dengan kokoh tanpa dasar negara yang kuat dan tidak akan dapat mengetahui dengan jelas, kearah mana tujuan yang akan dicapai tanpa Pandangan Hidup.

Dengan dasar negara, suatu bangsa tidak akan terombang ambing dalam menghadapi

berbagai permasalahan baik yang dari dalam maupun dari luar. Kalau kita umpamakan membangun rumah tanpa dasar yang kuat rumah tersebut akan cepat roboh.

2. Fungsi Pancasila.

Fungsi pokok Pancasila adalah sebagai Dasar Negara. Selain fungsi pokok Pancasila

sebagai Dasar Negara ada fungsi yang lainnya yaitu:

  • Pandangan Hidup Bangsa Indonesia yaitu yang dijadikan pedoman hidup bangsa Indonesia dalam mencapai kesejahteraan lahir dan batin dalam masyarakat yang heterogen (beraneka ragam).
  • Jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia, artinya Pancasila lahir bersama denganlahirnya bangsa Indonesia dan merupakan ciri khas bangsa Indonesia dalam sikap mental maupun tingkah lakunya sehingga dapat membedakan dengan bangsa lain.
  • Perjanjian Luhur artinya Pancasila telah disepakati secara nasional sebagai dasar negara tanggal 18 Agustus 1945 melalui sidang PPKI (Panitia Persiapan kemerdekaan Indonesia).
  • Sumber dari segala sumber tertib hukum artinya; bahwa segala peraturan perundangundangan yang berlaku di Indonesia harus bersumberkan Pancasila atau tidak bertentangan dengan Pancasila.
  • Cita- cita dan tujuan yang akan dicapai bangsa Indonesia, yaitu masyarakat adil dan makmur yang merata materiil dan spiritual yang berdasarkan Pancasila.

Melihat besarnya kedudukan Pancasila sebagaimana disebutkan tadi, Anda sebagai generasi muda yang akan meneruskan perjuangan bangsa Indonesia, perlu memelihara dan melestarikannya, dengan menghayati dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Pengamalan Pancasila di keluarga:

1. Sila I : menghormati yang sedang melaksanakan ibadah.

2. Sila II : membantu membereskan rumah.

3. Sila III : rukun dengan saudara (kakak/adik).

4. Sila IV ; bila ada masalah diselesaikan dengan musyawarah.

5. Sila V : hemat, tidak boros.

3. Isi Pancasila.

Pancasila juga merupakan sarana atau wadah yang dapat mempersatukan bangsa Indonesia, sebab Pancasila adalah falsafah, jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia yang mengandung nilai-nilai dan norma . norma yang luhur. Kita menyadari bahwa Pancasila sebagai norma dasar dan nilai moral yang hidup dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Nilai-nilai itu adalah Pandangan Hidup, Kesadaran dan Cita hukum, cita-cita mengenai Kemerdekaan, Keadilan Sosial, Politik, Ekonomi, Keagamaan dll.

Nilai-nilai inilah yang dirumuskan dan disyahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 menjadi norma . dasar kita. Kita hidup dalam masyarakat yang beraneka ragam coraknya, maka harus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Setiap masyarakat mempunyai norma dan aturan yang tidak boleh kita langgar, sebab

bila dilanggar, maka sanksinya tidak dihargai dan tidak diakui oleh masyarakat.

Norma yang terdapat dalam masyarakat terdiri dari 4 macam, yaitu:

  1. Norma Agama bersumber dari Tuhan melalui utusannya yang berisikan peraturan hidup yang diterima sebagai perintah. perintah, larangan-larangan dan anjurananjuran yang berasal dari Tuhan. Sebagian besar norma agama bersifat umum, jadi berlaku bagi seluruh golongan manusia di dunia terlepas dari agama yang dianut.

Contoh, semua agama mengajarkan agar umatnya tidak berdusta; sanksinya adalah rasa berdosa ..

  1. Norma Kesusilaan yang dianggap sebagai aturan yang datang dari suara hati sanubari manusia; dari bisikan kalbu atau suara batin yang diakui dan diinsyafi oleh setiap orang sebagai pedoman dalam sikap dan perbuatannya. Misalnya, suara batin kita memerintahkan .Hendaknya engkau berlaku jujur..

Penyimpangan dari norma kesusilaan dianggap salah atau jahat sehingga pelanggarnya akan diejek atau disindir. Bila penyimpangan kesusilaan dianggap keterlaluan maka pelakunya akan dikucilkan.

  1. Norma Kesopanan merupakan peraturan hidup yang timbul dari pergaulan segolongan manusia dan dianggap sebagai tuntunan pergaulan sehari-hari sekelompok masyarakat. Misalnya menegaskan agar orang muda menghormati orang yang lebih tua.

Bila dilanggarnya sanksinya adalah dikucilkan dari pergaulan hidup bermasyarakat.

  1. Norma Hukum adalah aturan tertulis maupun tidak tertulis yang berisikan perintah atau larangan yang memaksa dan yang akan menimbulkan sanksi yang tegas bagi setiap orang yang melanggarnya.

Keempat Norma ini berlaku dan terdapat pada masyarakat Indonesia yang masing-masing norma mempunyai perbedaan satu sama lain. Khusus Norma Hukum yang dibuat oleh lembaga yang berwenang, untuk membuatnya (negara) dan dari segi sanksinya lebih tegas dan jelas serta dapat dipaksakan dalam pelaksanaannya.

SEJARAH DAN RUMUSAN PANCASILA SERTA SUMPAH PEMUDA DAN MAKNANYA

Kita telah membahas pengertian, fungsi, dan isi Pancasila yang berkaitan dengan

Cinta Tanah Air.

Pada kegiatan belajar ini kita akan membahas tentang sejarah dan rumusan Pancasila serta

Sumpah Pemuda dan maknanya sebagai kelanjutan dari kegiatan belajar 1.

Siapkanlah UUD 1945 dan Amandemennya.

1 . Sejarah Perumusan Pancasila

Anda masih ingat, apa Pancasila?

Kita ketahui bersama bahwa Pancasila itu tidak lahir secara mendadak, melainkan dengan melalui proses yang panjang. Nilai-nilai Pancasila telah hidup dan berkembang sejak manusia Indonesia itu ada.

Lahirnya Pancasila digali dari bumi Indonesia sendiri yang memang bukanlah kita meniru dari bangsa lain, tetapi sudah berurat berakar dalam sifat dan tingkah laku masyarakat Indonesia. Karena itu bangsa Indonesia lahir dengan kepribadiannya sendiri, yang bersamaan dengan lahirnya bangsa dan negara itu.

Kepribadian itu ditetapkan sebagai Pandangan Hidup dan Dasar Negara, kita percaya pada diri sendiri, karena percaya pada diri sendiri juga merupakan salah satu cirri kepribadian bangsa Indonesia.

Sebagai contoh lain sifat dan kepribadian bangsa yaitu mempercayai adanya Tuhan Yang Maha Esa.

Pembahasan mengenai Dasar Negara Indonesia dilakukan pertamakali pada Sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang berlangsung mulai tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945. Pada sidang tersebut terdapat usulan .usulan tentang Dasar Negara, usulan-usulan yang dikemukakan adalah :

Kegiatan Belajar 2

a. Prof. Mr. Muhammad Yamin

Mengusulkan Dasar Negara dalam pidatonya tidak tertulis pada tanggal 29 Mei 1945 dalam sidang BPUPKI yaitu:

1) Peri Kebangsaan.

2) Peri Kemanusiaan.

3) Peri Ketuhanan.

4) Peri Kerakyatan.

5) Kesejahteraan rakyat.

Setelah selesai berpidato, Beliau menyampaikan pula usulan-usulan tertulis naskah rancangan UUD RI. Dalam pembukaan itu tercantum rumusan lima dasar yaitu:

1) Ketuhanan Yang Maha Esa.

2) Kebangsaan Paersatuan Indonesia.

3) Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab.

4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ Perwakilan.

5) Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

b. Usulan Prof. Mr. Dr. R Soepomo (31 Mei 1945).

1) Paham persatuan.

2) Perhubungan Negara dan Agama.

3) Sistem badan permusyawaratan.

4) Sosialisasi Negara.

5) Hubungan antar bangsa yang bersifat Asia Timur Raya.

c. Usulan Ir. Soekarno

Tanggal 1 Juni 1945 Beliau mengemukakan usulan mengenai Dasar Negara Indonesia merdeka yaitu:

1. Kebangsaan Indonesia.

2. Internasionalisme atau Perikemanusiaan.

3. Mufakat atau Demokrasi.

4. Kesejahteraan Sosial.

5. Ketuhanan yang berkebudayaan.

Nah! ke lima Dasar Negara ini Beliau mengusulkan pula agar diberi nama Pancasila.

BPUPKI pada sidang pertamanya belum mencapai kata sepakat tentang Dasar Negara Indonesia merdeka.

Oleh karena itu, dibentuklah panitia kecil yang membahas usulan-usulan yang diajukan dalam sidang BPUPKI baik secara lisan maupun tertulis yang disebut panitia Sembilan yang diketuai oleh Ir. Soekarno.

Adapun anggotanya terdiri dari tokoh tokoh Nasional yang mewakili golongan Islam dan golongan Nasional, yaitu:

Drs. Moch Hatta, Mr. A.A Maramis, Mr. Muh Yamin, Mr. Ahmad Soebardjo, Abdul Kahar

Muz akar, KH. W ahid Hasyim, Abi Kusno, Tjokrosoejoso dan Haji Agus Salim.

2. Rumusan Pancasila yang Sah

Panitia Sembilan pada tanggal 22 Juni 1945, berhasil menyusun suatu naskah yang kemudian disebut Piagam Jakarta.

Yang di dalamnya tercantum rumusan Dasar Negara sebagai berikut:

1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

2. Kemanusiaan yang adli dan beradab

3. Persatuan Indonesia.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ Perwakilan.

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hasil kerja panitia Sembilan itu belum dapat pengesahan dari BPUPKI, karena mereka belum mewakili seluruh golongan masyarakat Indonesia dan rumusan dasar Negara yang dihasilkan itu masih dianggap belum terumuskan secara jelas.

Untuk memantapkan hasil kerja BPUPKI dan sejalan dengan perkembangan sejarah, maka dibentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang bersidang pada tanggal 18 Agustus 1945, yang kedudukannya sama dengan badan perwakilan rakyat dan anggotanya ditambah dari wakil-wakil daerah dan golongan yang segera ditugaskan untuk menyusun alat-alat kelengkapan negara yang diperlukan.

Dalam sidangnya PPKI menghasilkan:

  1. Menetapkan dan mengesahkan UUD RI.
  2. Memilih Ir. Soekarno sebagai Presiden dan Drs.Moch Hatta sebagai wakil Presiden.
  3. Sebelum dibentuk MPR dan DPR Presiden dibantu oleh suatu Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) untuk sementara waktu.

Dalam pengesahan tersebut terdapat rumusan Pancasila sebagai Dasar Negara yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 berikut sistematikanya, sebagai berikut:

satu : Ketuhanan Yang Maha Esa.

kedua : Kemanusiaan yang adil dan beradab.

ketiga : Persatuan Indonesia.

keempat : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.

ke lima : Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

3 . Makna Sumpah pemuda.

Masih ingatkah Anda isi Sumpah Pemuda, coba bacakan kembali. Sumpah Pemuda yang dicetuskan tanggal 28 Oktober 1928. Menurut Sejarah menunjukkan bahwa perjuangan bangsa Indonesia dengan keberanian melahirkan persatuan dan kesatuan bangsa yang saat sekarang ini perlu dipupuk.

Persatuan dan Kesatuan Sumpah Pemuda dapat memberikan ide/gagasan atau membimbing generasi yang akan datang untuk tetap tegaknya negara kesatuan RI. Nilai-nilai Sumpah Pemuda perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan memahami dan menyadari kemajemukan (keanekaragaman) masyarakat Indonesia, misalnya tidak boleh menbeda-bedakan teman berdasarkan suku bangsa, Agama dan menggunakan bahasa Indonesia dalam pergaulan sehari-hari dengan baik dan benar.

Sumpah Pemuda sebagai tonggak Penegas Persatuan bangsa Indonesia dapat mencegah perpecahan bangsa, guna memelihara stabilitas pembangunan Nasional untuk mengisi kemerdekaan. Jika ada hambatan seperti mengaggap suku bangsanya lebih baik dari yang lain atau menganggap agamanya paling baik dsb, dapat kita atasi bila kita mengamalkan isi Sumpah Pemuda, sebab tanpa persatuan dan kesatuan, apapun yang dicita-citakan oleh negara dan bangsa tidak akan berhasil.

Anda tahu bahwa sila ketiga Pancasila mengandung makna Cinta Tanah Air, yang artinya Cinta kepada Negara tempat kita memperoleh kehidupan dan mengalami kehidupan semenjak lahir sampai akhir hayatnya. Oleh sebab itu kita selalu tanggap serta waspada terhadap setiap kemungkinan ancaman, gangguan dan rongrongan yang dapat membahayakan Persatuan dan Kesatuan Bangsa baik yang datang dari luar maupun dari dalam negeri.

Dalam UUD 1945 pasal-pasal yang berhubungan dengan Persatuan dan Kesatuan yaitu:

  1. Pasal 1 ayat (1) UUD 1945, bahwa Negara Indonesia adalah Negara Kesatuan yang berbentuk Republik.
  2. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945 berbunyi: .tiap-tiap Warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan Negara.. ayat (2) berbunyi: .Syarafsyaraf pembelaan Negara diatur dengan UU..
  3. Pasal 32 berbunyi: .Pemerintah Indonesia memajukan Kebudayaan Nasional..
  4. Pasal 35 berbunyi: .Bendera Negara Indonesia ialah Merah Putih..
  5. Pasal 36 berbunyi: .Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia..

Semua pasal-pasal itu mengatur masalah persatuan dan memperkokoh kesatuan dalam memajukan cita-cita bersama dan makna yang terkandung didalamnya, bahwa Persatuan dan Kesatuan itu merupakan syarat mutlak bagi tegaknya suatu Negara dan Bangsa.

Sila Persatuan Indonesia antara lain:

  1. Menempatkan Persatuan dan Kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan Bangsa dan Negara, sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  2. Sanggup dan rela berkorban demi kepentingan Bangsa dan Negara.
  3. Cinta Tanah Air dan Bangsa.
  4. Bangga berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.

Mencintai Tanah Air dan Bangsa mendorong setiap warga negara untuk lebih mengenal dan menghayati, adat istiadat dan kehidupan Bangsa Indonesia yang beraneka ragam coraknya dari seluruh Tanah Air.

Sudah menjadi kewajiban Bangsa memajukan pergaulan demi Persatuan dan Kesatuan Bangsa yang ber Bhinneka Tunggal Ika. Sebagai perwujudannya adalah Sumpah Pemuda.

Apa itu Sumpah Pemuda?

Kita ketahui bahwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 adalah Cerminan dari tekad dan ikrar para Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa.

Pada saat itu mereka tidak membeda-bedakan Suku, Pulau, dan Organisasi mana, karena tekad mereka ingin bersatu untuk merebut Kemerdekaan dari para penjajah. Semangat Persatuan pada waktu itu sangat menonjol, mereka bertekad hidup atau mati tiada jalan lain untuk merebut kemerdekaan kecuali bersatu padu.

Hasil dari tekad dan ikrar para pemuda yaitu pernyataan Sumpah Pemuda yang berbunyi:

1. Kami putra putri Indonesia mengaku, bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.

2. Kami putra putri Indonesia mengaku, berbangsa satu bangsa Indonesia.

3. Kami putra putri Indonesia mengaku, menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia.

Ketiga keputusan tersebut dipatuhi oleh semua perkumpulan kebangsaan Indonesia. Keyakinan persatuan Indonesia diperkuat dengan memperhatikan dasar persatuan, yaitu Kemauan, Sejarah, Bahasa, Hukum adat dan Pendidikan.

Adapun makna Sumpah Pemuda menjadi tonggak penegas yang sangat penting dalam sejarah atau lebih jelasnya, bahwa kita wajib menjujung tinggi persatuan Indonesia berdasarkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.

Kita bangga bertanah air, berbangsa dan berbahasa Indonesia; Karena itu kita wajib mencintai tanah air,bangsa dan bahasa Indonesia.

PENTINGNYA KEBERADAAN, KEGUNAAN DAN

PENGAMALAN PANCASILA BERIKUT NILAI-NILAI

YANG BERKAITAN DENGAN CINTA TANAH AIR

1. Pentingnya Keberadaan dan Kegunaan

Pancasila

Pentingnya Keberadaan, Kegunaan dan Pengamalan Pancasila Berikut Nilai-nilai Yang Berkaitan Dengan Cinta Tanah Air.

Dewasa ini telah terjadi perubahan-perubahan yang sangat pesat dan luas di seluruh Dunia sebagai akibat adanya kemajuan daya nalar/pikir manusia. Perubahan perubahan yang dinamis itu dapat dirasakan dalam derap Pembangunan Nasional, hal itu akan mempengaruhi aspirasi/ pendapat, cara berpikir dan sikap atau perbuatan manusia.

Perubahan Sosial dan Budaya akan menghasilkan perubahan tata nilai, tetapi karena tata nilai baru belum melembaga sementara tata nilai lama mulai ditinggalkan, maka timbulah berbagai gejolak, ketidak pastian, rasa cemas dan kegelisahan.

Untuk menghadapi perubahan-perubahan itu, bangsa Indonesia harus makin memantapkan kesetiaannya kepada Pancasila, dengan cara menghayati mengamalkannya dalam segala bidang kehidupan (Ekonomi, Sosial Budaya dsb).

.

Kita dapat mengambil pelajaran dengan memperhatikan kehidupan masyarakat, di negara.negara industri maju. Kehidupan tanpa mengenal Ketuhanan Yang Maha Esa mengakibatkan mereka kehilangan nilai-nilai etik, moral dan spritual.

Tanpa Kemanusiaan yang adil dan beradab, kemajuan bidang ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi justru akan memerosokkan nilai-nilai kemanusiaan ke dalam tempat yang rendah. Tanpa nilai Persatuan dan Kesatuan, dapat disaksikan bangsa-bangsa mengalami perpecahan dari dalam, misalnya permusuhan antar suku bangsa, antaragama atau ras.

Tanpa nilai-nilai Kedaulatan rakyat, dapat disaksikan tumbuhnya kekuatan kekuatan pemerintahan yang sewenang-wenang yang akhirnya terjadi pertentangan antara pemerintah dan rakyat. Tanpa nilai-nilai Keadilan sosial, dapat disaksikan kesenjangan sosial dalam masyarakat, akan terjadi kecemburuan sosial antara sikaya dan si miskin.

Lebih lanjut hal ini dapat menimbulkan keresahan dan perpecahan yang selanjutnya dapat membahayakan kelestarian hidup bangsa dan negara. Oleh sebab itu, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila mutlak harus dihayati dan diamalkan, agar kita dapat terhindar dari akibat-akibat buruk yang dibawa oleh zaman tersebut.

2 . Isi Nilai Moral dan Pengamalan Pancasila

Apa itu Nilai?

Nilai adalah sifat, keadaan atau kualitas dari sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia, baik lahir maupun batin; menilai berarti menimbang yaitu, kegiatan manusia yang menghubungkan sesuatu dengan sesuatu, untuk selanjutnya mengambil keputusan.

Keputusan tersebut dapat mengatakan berguna atau tidak berguna, benar atau tidak benar, baik atau tidak baik, religius atau tidak religius, hal itu dihubungkan dengan unsurunsur yang ada pada manusia, yaitu: Jasmani cipta rasa dan karsa serta kepercayaan.

Sesutu dikatakan mempunyai nilai apabila sesuatu itu berguna, benar (nilai keberadaan, indah/nilai estetis), baik (nilai moral/etis dan religius/nilai agama).

Sekarang mari kita lihat nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam Pancasila:

  1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, terkandung nilai religius antara lain:
  2. Keyakinan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa beserta sifat-sifatnya yang maha sempurna.
  3. Ketaq waan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan menjalankan semua perintahNya dan menjauhi laranganNya.
  4. Nilai-nilai Sila I meliputi dan menjiwai sila II, III, IV, dan V.
  1. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab terkandung nilai-nilai antara lain:
  2. Pengakuan terhadap adanya martabat manusia.
  3. Pengertian manusia yang beradab terhadap sesama manusia.
  4. Pengertian manusia yang beradab yang memiliki daya, cipta rasa, karsa dan keyakinan, sehingga jelas perbedaan antara manusia dan hewan.
  5. Nilai Sila II diliputi dan dijiwai Sila I, meliputi dan menjiwai Sila III, IV, dan V.
  1. Sila Persatuan Indonesia terkandung nilai persatuan antara lain:
  2. Persatuan Indonesia adalah persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia.
  3. Bangsa Indonesia adalah persatuan Suku-suku yang meliputi wilayah Indonesia.
  4. Pengakuan terhadap ke Bhinneka Tunggal Ikaan, suku bangsa dan kebudayaan bangsa (berbeda-beda namun satu jiwa) yang memberikan arah dalam pembinaan kesatuan bangsa.
  5. Nilai-nilai Sila III diliputi dan dijiwai Sila I, II meliputi dan menjiwai sila IV dan V.
  1. Dalam Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan terkandung nilai-nilai antara lain:
  2. Kedaulatan adalah di tangan rakyat.
  3. Pimpinan Kerakyatan adalah hikmah kebijaksanaan yang dilandasi akal sehat.
  4. Manusia Indonesia sebagai warga negara dan warga masyarakat Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
  5. Musyawarah untuk mufakat dicapai dalam permusyawaratan wakil-wakil rakyat.
  6. Nilai Sila IV diliputi dan dijiwai Sila I, II, III meliputi dan menjiwai sila V.
  1. Sila Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia terkandung nilai keadilan Sosial antara lain:
  2. Perwujudan Keadilan sosial dalam kehidupan sosial atau kemasyarakatan meliputi seluruh rakyat Indonesia.
  3. Keadilan dalam kehidupan sosial terutama meliputi bidang-bidang idiologi, politik, ekonomi, sosial, kebudayaan dan pertahanan keamanan nasional.
  4. Cita-cita masyarakat Indonesia adil makmur, materiil dan spiritual yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
  5. Keseimbangan antara hak dan kewajiban, menghormati hak orang lain.
  6. Cinta akan kemajuan dan pembangunan.
  7. Nilai sila V diliputi dan dijiwai Sila I, II, III, IV dan V.

Nilai-nilai Sila Pancasila mempunyai nilai yang bersifat Subyektif, karena nilai-nilai pancasila merupakan hasil pemikiran bangsa Indonesia sendiri, dan nilai Obyektif karena nilai-nilai Pancasila sesuai dengan kenyataan umum/univ ersal.

3 . Menerapkan Nilai yang Berkaitan Dengan Cinta Tanah Air

Coba Anda hayati! Sila keberapa yang paling berkaitan dengan Cinta Tanah Air?

Cinta Tanah Air merupakan wujud Pengamalan Sila III yaitu Persatuan Indonesia.

Perwujudan rasa persatuan dan cinta tanah air harus kita laksanakan di lingkungan, keluarga, sekolah, tempat tinggal kita, bahkan di manapun kita berada.

Misalnya di keluarga; kita amalkan sikap dan tingkah laku hemat, disiplin dan bertanggung jawab dalam mewujudkan keutuhan dan kebersamaan agar tercapai kebahagiaan lahir batin, di sekolah, perwujudan rasa persatuan dan Cinta Tanah Air dapat kita wujudkan/ amalkan melalui kegiatan-kegiatan OSIS, UKS, PMR, PRAMUKA dll. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat berupa gerakan penghijauan, kebersihan, karyawisata, upacara bendera dll.

Semangat persatuan dan kesatuan di lingkungan masyarakat dapat kita lakukan melalui kegiatan-kegiatan seperti siskamling, kerjabakti dll; dan kegiatan-kegiatan seperti itu telah diprogramkan melalui organisasi-organisasi pemuda misalnya Karang Taruna dan KNPI.

Sebagai generasi penerus bangsa, hendaknya Anda dapat mewujudkan sikap dan tingkah laku yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat yang merugikan diri sendiri atau masyarakat, misalnya dengan cara menjauhkan diri dari pengaruh narkotika, obat-obatan terlarang, minuman keras dan perkelahian.

Karena hal itu akan menghancurkan masa depan bangsa dan negara.

PENUTUP

Anda telah menyelesaikan modul  tentang Cinta Tanah Air, setelah itu Anda diharapkan akan memiliki pengetahuan tentang Cinta Tanah Air berikut pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pengetahuan yang telah Anda peroleh ini akan kurang bermakna apabila tidak ditindak lanjuti dengan pengamalannya, karena itu cobalah hayati tentang makna Cinta Tanah Air agar dapat diamalkan dengan baik.

Dari beberapa kegiatan yang telah Anda pelajari dapat disimpulkan:

  • Suatu Negara dan Bangsa tidak akan berdiri dengan kokoh tanpa Dasar Negara yang kuat dan tidak akan dapat mengetahui dengan jelas kearah mana tujuan yang ingin dicapai tanpa Pandangan Hidup.
  • Pancasila yang dijadikan Dasar Negara digali dari bumi Indonesia sendiri dengan tidak meniru dari bangsa lain tapi sudah beurat berakar dalam sifat tingkah laku masyarakat Indonesia karena itu bangsa Indonesia lahir dengan kepribadian sendiri yang bersamaan dengan lahirnya bangsa dan negara itu. Dan kepribadian itu ditetapkan sebagai Pandangan Hidup.
  • Sumpah Pemuda merupakan cerminan dari tekad dan ikrar para pemuda, pelajar dan mahasiswa yang ingin bersatu untuk merebut kemerdekaan dari para penjajah dengan tidak menbeda-bedakan suku,pulau dan organisasi manapun. Makna Sumpah Pemuda bahwa kita wajib menjunjung tinggi Persatuan Indonesia berdasarkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika, merasa bangga bertanah air, berbangsa dan berbahasa Indonesia.
  • Isi nilai moral yang terkandung dalam Pancasila mempunyai peranan penting, bagi bangsa Indonesia dalam bersikap dan bertingkah laku.
  • Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila meliputi sifat Oyektif dan Subyektif.
  • Cinta Tanah Air merupakan Pengamalan dan wujud dari Sila Persatuan Indonesia yang dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari di Keluarga, Sekolah dan Masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA

Alm. Abdul Karim, Drs., M.Pd., Memahami PPKn untuk kelas 1, Bandung: Penerbit

Ganesa Ex act, 2000.

Budiyanto, Drs., PPKn kelas 1 SMU, Jakarta: Penerbit PT. Empiris, 1998.

Achmad Yunan, S. Drs., Lks Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan I a,

Bandung: Penerbit Angkasa Bandung, 1994.

Dasim Budimansyah, Drs., M.Si., Lembaran kegiatan Siswa PPKn untuk SMU kelas

I, Bandung: Penerbit Epsilon Grup.

Endang Iskandar, Drs., dkk., Kegiatan siswa PPKn I, Bandung: Penerbit PT. Remaja

Rasda Karya Bandung, 1998.

Neiny Ratnaningsih, Dra., PPKn SMU kelas I, Penerbit Grafindo Media Pratama,

1999.

Sri Ruspita Murni, Dra., dkk., PPKn SMU, SMK kelas I, Jakarta: Penerbit Bumi Aksara,

2000.

Suardi Abu Bakar, dkk., PPKn Edisi 2 kelas I, Jakarta: Penerbit Yudistira, 2000.

http://elcom.umy.ac.id/elschool/muallimin_muhammadiyah/file.php/1/materi/PPKn/CINTA%20TANAH%20AIR%5B1%5D.pdf

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Banana Smoothie Theme. Create a free website or blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: